Sunday, October 12, 2014

Danau Kembar di Kaur Bengkulu




Bintuhan, ibukota Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu bukan saja menyajikan wisata pantaiyang menarik tetapi juga punya seabreg obyek wisata lainnya, diantaranya Danau Kembar Bengkulu sebagai salah satu andalan untuk menggaet 
wisatawan.



Danau Kembar terletak di wilayah desa Wayhawang dan desa Sukamenanti, kecamatan Maje, Bintuhan. Lokasinya masih sangat alami. Pihak pemda setempat masih sedang mengupayakan membangun sarana dan prasarana yang memadai untuk memudahkan wisatawan berkunjung ke Danau Kembar.

Danau Kembar berjarak 100 meter dari jalan dan terletak di tepi pantai. Otomatis, mudah sekali menjangkau Danau Kembar sembari liburan ke pantainya walau hanya dengan berjalan kaki.

Legenda di Balik Danau Kembar

Dibalik keunikan Danau Kembar, terselip cerita melegenda di kalangan masyarakat setempat mengenai asal muasal Danau Kembar. Danau Kembar terbentuk dari aliran sungai Nasal yang saat ini berada di kecamatan Nasal.

Sungai Nasal diketahui sebagai sungai yang ganas alirannya. Warga setempat menyebutnya dengan sungai laki-laki. Pada zaman dulu beberapa sungai kecil yang ada di sekitar Nasal dan Maje semuanya ingin digabungkan atau ingin dikawini sungai Nasal.

Sungai Nasal ingin menyatukan diri dengan Sungai Numan yang juga berada di desa Suka Menanti, kecamatan Maje yang disebut juga sebagai sungai wanita.

Lantaran ingin menyatukan diri dengan Sungai Numan itu, air sungai Masal yang besar saat itu mengalir menuju Sungai Numan. Namun entah mengapa hal itu tidak kesampaian padahal jarak antara Danau Kembar dan Sungai Numan hanya beberapa ratus meter saja.

Penyatuan Sungai Nasal dan Sungai Numan tak kesampaian yang pada akhirnya terbentuklah Danau Kembar yang sekarang ini kita lihat dan menjadi objek wisatamenarik di kecamatan Maje, Bengkulu.

Keistimewaan Danau Kembar adalah airnya tak pernah kering meski kemarau panjang melanda. Dulunya, Danau Kembar diberi nama Paluh Besar dan Paluh Kecil. Karena danau tersebut ada yang besar dan ada yang kecil dan jaraknya berdekatan.

Danau Kembar hingga kini masih dimanfaatkan warga untuk mencari ikan. Hanya saja obyek wisata menarik ini belum dikelola secara maksimal oleh pemerintah daerah. (pk)

No comments:

Post a Comment